7 Elemen Desain Interior Hebat

7 Elemen Desain Interior Hebat

Ada 7 elemen yang telah teruji waktu yang membentuk desain interior yang bagus: ruang, cahaya, tekstur & pola, warna, garis, bentuk, dan furnitur & objek.

Kami telah menterjemahkan panduan kasar dari stroppsworld.com untuk setiap elemen sehingga Anda dapat membuat desain rumah dengan tangan Anda sendiri.

Elemen-elemen ini harus digunakan bersama-sama dengan 7 prinsip desain interior, yang menjelaskan cara menggunakan 7 elemen secara efektif untuk menciptakan ruang impian Anda.

Desain Atau Dekorasi Interior Hebat?

Desain Atau Dekorasi Interior Hebat?

Desain interior berkaitan dengan desain ruangan atau ruang tamu dari bawah ke atas – seringkali hal ini disamakan dengan dekorasi interior, yang menggunakan ruang pra-bangun yang kemudian dihiasi dengan furnitur, wallpaper, dan berbagai fitur lainnya.

Dekorasi interior membentuk beberapa elemen desain interior (khususnya furnitur, warna dan objek), tetapi memikirkan ruang awal akan membantu menghidupkan fitur dekoratif yang Anda sukai.

Ruang

Ruang, seperti yang Anda harapkan, berhubungan dengan ruangan itu sendiri – bentuk, ukuran, dinding, dan jendela – yang menjadi bahan penyusun ide Anda.

Mengetahui ruangan dengan baik, termasuk ukuran lantai, tinggi, lubang cubby atau ceruk, akan membuat keputusan lebih mudah karena Anda akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa yang akan bekerja dengan baik dengan area tersebut.

Setelah ruangan selesai dibuat, akan ada area yang jelas antara ‘ruang positif’ (area di mana ada benda atau furnitur) dan ‘ruang negatif’ (area kosong).

Menemukan keseimbangan antara ruang positif dan negatif penting untuk membuat ruangan terasa nyaman – tidak terlalu sibuk, tidak terlalu membosankan.

Cahaya

Cahaya dapat mengubah ruangan secara dramatis dengan mengubah dampak tekstur, garis, dan warna, jadi pikirkan dampak yang akan ditimbulkan oleh jenis dan gaya pencahayaan yang berbeda.

Ingatlah bahwa elemen lain dari ruangan akan terlihat berbeda tergantung pada pencahayaan, jadi sertakan lampu dalam perencanaan Anda untuk mendapatkan ruangan yang Anda inginkan.

Ada 4 jenis pencahayaan – yang paling jelas adalah cahaya alami yang dapat dikontrol dengan menempatkan pintu dan jendela secara cerdik di sekitar ruangan.

Pencahayaan buatan membentuk 3 jenis lainnya: pencahayaan tugas (pikirkan lampu meja dan pencahayaan samping tempat tidur yang membuat tugas tertentu lebih mudah), pencahayaan suasana hati (alias pencahayaan ambient – ini adalah pencahayaan umum untuk ruangan) dan pencahayaan aksen (pikirkan lampu sorot yang akan menyorot fitur tertentu , seperti karya seni).

Garis

Garis memberikan dasar bagi bentuk dan bentuk dalam sebuah ruangan, dan dapat dikelompokkan menjadi 3 kategori dasar: horizontal, vertikal, dan dinamis.

Menggunakan garis dengan benar sangat penting untuk menghasilkan bentuk yang benar (lihat elemen berikutnya).

Garis horizontal menambah stabilitas ruangan (pikirkan meja, kursi). Garis vertikal memberi perasaan kebebasan dan alam (pikirkan jendela, pintu).

Garis dinamis menambahkan gerakan dan energi yang menarik ke suatu ruang (pikirkan tangga) dan dapat diikat dengan pola dan warna untuk menyatukan desain ruangan, atau untuk memfokuskan mata Anda pada titik tertentu.

Menggunakan garis dinamis lembut dapat menyatukan garis lain secara harmonis.

Bentuk

Bentuk adalah bentuk ruang dan benda-benda yang Anda masukkan ke dalamnya, dan merupakan bentuk garis yang dimasukkan ke dalam ruang.

Luangkan waktu untuk memikirkan proporsi ruangan dibandingkan dengan skala yang Anda tambahkan untuk memastikan hal-hal tidak membanjiri ruang, atau tersesat.

Bentuk dapat dikategorikan ke dalam bentuk alami dan buatan, dan bentuk terbuka atau tertutup (apakah Anda dapat melihat ke dalam bentuk).

Memiliki pemahaman yang baik tentang ruang dan garis secara inheren akan membawa bentuk positif ke ruangan.

Warna

Warna adalah kategori yang jelas untuk ditambahkan, tetapi memiliki beberapa konsep tersembunyi yang mungkin Anda lakukan tanpa berpikir.

Ini juga lebih pada sisi dekorasi interior dan lebih mudah masuk ke zona nyaman Anda.

Warna mengubah nuansa ruangan secara dramatis, dari palet pucat yang tenang menjadi merah cerah yang menarik dan memberi energi.

Ingatlah bahwa menggunakan warna yang lebih gelap akan membuat ruangan terlihat lebih kecil, tetapi menggunakan warna fitur (pada objek atau ‘dinding fitur’) bisa menjadi cara yang bagus untuk mendapatkan warna yang kuat ke ruang yang lebih kecil.

Pola & Tekstur

Pola terkait erat dengan warna, dan harus digunakan untuk mengikat di berbagai area ruangan dan menambah poin minat.

Pikirkan teknik melukis, pola kain tirai dan pelapis, serta wallpaper.

Pola harus digunakan dalam hubungannya dengan warna untuk menonjolkan dan kontras area tertentu ruangan.

Tekstur digunakan untuk kedalaman dan poin minat, dan dibagi menjadi 2 kelompok besar; tekstur visual dan tekstur sebenarnya.

Tekstur biasanya dibahas dalam kaitannya dengan kain pelapis dan gorden – menggunakan tekstur kasar akan menciptakan perasaan nyaman, seperti di rumah, dan tampilan yang lebih formal atau megah dapat dicapai dengan menggunakan bahan yang halus atau mengkilap.

Penggunaan permadani dan selimut juga menambah tekstur.

Furnitur & Benda

Furnitur merupakan salah satu elemen fungsional dari desain, sekaligus salah satu yang penting digunakan untuk menyatukan ruangan dan suasana sebuah rumah.

Furnitur memaksa jalur tertentu untuk diambil di seluruh ruangan dan merupakan cara yang bagus untuk mengekspresikan kreativitas atau kepribadian.

Menempatkan furnitur di sekitar titik fokus bisa menjadi cara yang baik untuk menonjolkan fitur, seperti perapian, dan mengacak furnitur dengan interval bisa menjadi cara yang cepat dan mudah untuk mengubah nuansa ruangan.

Lihat juga Bagaimana Melakukan Desain Interior Klasik Untuk Rumah Anda.